LinkUndangan untuk para petualangDec 21, '06 9:39 AM
for everyone
Link: http://www.ranuagung.com/

Ada info menarik nih, tentang "RANU AGUNG RESORT"
yaitu sebuah danau vulkanik yang paling indah dari 14 danau vulkanik
lainya yang dimiliki gunung berapi Lamongan yang masih aktip dan
kawasan sekitarnya yang memiliki panorama dan fenomena alam lainya
yang indah dan menarik.

Secara geografis Ranu Agung Resort berada di desa Ranu Agung
Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo Jawa Timur. Atau arah tenggara
dari kota Probolinggo sejauh 40 Km. Untuk menuju lokasi ini dapat
ditempuh melalui jalur timur dan jalur barat. Jalur timur mulai dari
Probolinggo, Klaseman, Condong, Tiris. Dan dari barat mulai
Probolinggo, Klaseman, Maron, Ranu Gedang, Tiris. Kedua jalur ini
merupakan ring road yang melingkar mengelilingi lereng utara gunung
berapi Lamongan (1600 Mdpl). Sedangkan kearah selatan dari Ranu Agung
juga terdapat jalan tembus melalui desa Curah Putih ke kecamatan
RanduAgung Kabupaten Lumajang. Begitu pula arah timur dari Ranu Agung
juga terdapat jalan tembus yang menyisir perkebunan teh dan menembus
lereng pegunungan Argopuro atau Hyang Gerrbecht (3088 Mdpl) menuju
Jatiroto dan kota Jember. Selain itu yang paling menarik, bahwa Ranu
Agung Resort ini hanya berjarak 9 Km atau 15 menit perjalanan dari
pusat kegiatan arung jeram di sungai Pekalen.

KONDISI EKONOMI, SOSIAL DAN BUDAYA
Dengan ketinggian 525 Mdpl, daerah ini merupakan daerah perbukitan
dan perkebunan serta areal kehutanan. Dengan mata pencaharian utama
penduduknya bertani dan berkebun atau bercocok tanam serta
mengumpulkan hasil hutan disamping sebagian bergerak dibidang ternak
kambing dan sapi.secara tradisional. Setiap hari kamis dan senin
sudah merupakan budaya masyarakat desa untuk beramai-ramai pergi
kepasar karena merupakan hari pasaran. Transaksi tradisional yang
menjual hasil bumi dan buah-buahan seperti apokat dan pisang yang
merupakan hasil utama masyarakat,serta langsap, durian dan manggis
sebagai hasil buah musiman.
Sesuai dengan kondisi alamnya, nilai-nilai tradisionalnya masih lekat
dalam setiap kegiatan sehari-hari. Rasa kegotong-royongan, sopan dan
santun serta keramah-tamahan masyarakat setempatdan sifat keterbukaan
terhadap setiap pendatang atau pengunjung merupakan ciri khas dan
daya tarik tersendiri sebagai modal dasar terhadap pengembangan
kepariwisataan. Lebih-lebih dengan dukungan sistem keamanan warga
sehingga mampu menghindari tindakan kriminalitas.

POTENSI INTERNAL KAWASAN RANU AGUNG RESORT.
1. Rumah Pohon (tahap pengembangan)
Rumah pohon ini merupakan pondok tempat bermalam yang dibangun diatas
pepohonan yang tumbuh alami di tepi danau vulkanik Ranu Agung dengan
ketinggian rata-rata 2 m dari permukaan tanah. Bahan kerangka
bangunan dari balok-balok kayu hutan. Dan dinding bagian bawah dari
bahan sirap/papan kayu dan yang atas dari anyaman bambu yang banyak
dan mudah diperoleh di daerah sekitar lokasi. Sedangkan atapnya
dibuat dari bahan daun tebu dengan bagian dalamnya dilapisi dengan
anyaman bambu (gedheg). Arah pintu dan jendela yang simetris
menghadap arah ranu, akan diperoleh visibility (view) yang cukup luas
dan lebar sehingga mampu mengcover panorama alam Pegunungan Argopuro
dan Gunung Lamongan.
Jalan masuk ke rumah pohon akan ditopang dengan tangga yang memiliki
pegangan dari bahan kayu, dengan sudut kemiringan yang memadai untuk
segala usia, sehingga sangat memudahkan aksesibilitas ke dalam maupun
keluar rumah pohon yang berukuran 4 x 4 m untuk kelas VIP yang
didalamnya juga terdapat kamar mandi. Sedangkan posisi toilet berada
di bawah rumah pohon bagian samping. Sementara untuk rumah pohon
kelas ekonomi berukuran luas 3 x 4 m, dengan toilet dan kamar
mandinya berada di bawah sebelah sampingnya.
Posisi rumah pohon, berada di lereng bukit batuan granit dan karst
serta bertumpu pada 4 (empat) batang pohon akan menghindarkan
pengunaan bahan bangunan dari bahan cor dan semen, sehingga rumah
pohon ini memiliki nilai keasrian dan alami yang sangat serasi dengan
alam lingkungan sekitarnya. Maka dengan demikian keberadaan rumah
pohon ini benar-benar memiliki environtmen yang akan membawa kembali
ke alam (Back to Nature) yang benar-benar masih utuh.
2. Café Apung (tahap pengembangan)
Sebagaimana layaknya suatu kawasan wisata, maka dalam kawasan wisata
alam outdoor dan adventuring Ranu Agung Resort ini juga memiliki café
apung dengan model dan style sepenuhnya berada di atas ranu dengan
luas 12 m x 6 m.
Bahan seluruhnya bagian atas dari kayu dengan bentuk dinding di
bagian bawah dari pohon dan bagian atasnya terbuka sedangkan atapnya
terbuat dari bahan daun tebu. Khusus untuk bagian dapur dan gudang
café berada di ujung pintu masuk. Ini semua diharapkan agar café
terlihat tampak luas & orang-orang yang berada di atasnya dapat
memandang ke segala arah ranu sambil menikmati menu yang
dihindangkan, sehingga betul-betul dapat fresh & enjoy diatas café
apung. Kondisi seperti ini diharapkan akan lebih dapat menjadi daya
tarik tersendiri kepada setiap wisatawan Ranu Agung Resort.
3. Perahu Kelotok / Tempel (tahap pengembangan)
Perahu kelotok dengan mesin tempel kecil ini suaranya tidak akan
mengganggu ketenangan wisatawan untuk menikmati panorama alamnya.
Dengan perahu tempel ini wisatawan dapat berekreasi keliling danau
vulkanis seluas 20 Ha dalam tempo waktu  45 menit dengan jumlah
penumpang  10 orang tiap perahu.
Dengan menggunakan perahu dan keliling danau alam ini wisatawan dapat
menikmati indahnya panorama hutan dan tebing-tebing vertikal di
sekeliling ranu dari jarak dekat,. termasuk melihat satwa langka
(rusa) pada saat sedang minum air danau di pusat penangkaran rusa
sehingga pengunjung memiliki kesan bersentuhan dengan alam secara
live. Kesan inilah yang menjadi trend di sepanjang masa dan mahal.
4. Selancar angin (tahap pengembangan)
Olahraga selancar angin ini juga sangat sesuai dengan kondisi angin
di permukaan danau. Dengan berselancar keliling ranu akan banyak
diperoleh petualangan dan kepuasan tersendiri di setiap peselancar.
Dengan demikian para wisatawan tidak perlu harus jauh-jauh ke pantai
pasir putih atau ke Waduk Selorejo di Ngantang – Kabupaten Malang
yang cukup jauh letaknya, tetapi hobi tersebut dapat dipenuhi di Ranu
Agung Resort yang cukup exotik ini.
5. Jembatan apung (tahap pengembangan)
Jembatan apung ini memiliki panjang 300 m mengapung mengikuti pasang
surut air danau dan melingkar tepat di bawah tepi tebing-tebing
vertikal, dari batuan karst yang berwarna kuning kecoklat-coklatan.
Untuk melewati ini diperlukan keberanian dan nyali yang cukup besar,
karena hempasan gelombang permukaan ranu akan menggoyang jembatan ini
dan ini adalah suatu tantangan. Selain itu, jembatan apung ini juga
menjadi jalur alternatif terpendek untuk menyeberang ke bagian
selatan ranu, tepatnya di area champing ground yang berada di bawah
pompa hydrolis (Donky) yang airnya diambil untuk kebutuhan penduduk
diatas ranu dan ke tempat start point untuk kegiatan climbing.
6. Panjat Tebing / Climbing
Dinding-dinding batuan granit & karst serta batuan sediment dari pase
vulkanik, yang berdiri tegak setinggi 30 meter, akan mampu memberi
kenikmatan tersendiri kepada para climber-climber. Baik yang ingin
membuat jalur baru diatas air danau maupun jalur / route lain yang
sudah ada di tepi danau. Jadi dengan demikian para wisatawan yang
memiliki hobi climbing tidak harus pergi jauh-jauh ke watu limo di
Trenggalek, tetapi cukup di Ranu Agung Resort ini pasti akan memiliki
kepuasan tersendiri.
7. Areal Pancing
Di sebelah timur rumah pohon, disediakan areal khusus bagi wisatawan
yang memiliki hobi memancing ikan. Area ini terbuat dari japung
(jaring terapung) seluas 5 m x 20 m yang dibatasi dengan anjungan
apung. Sedangkan yang berhobi mancing dengan pancing rolling, dapat
mengambil posisi di anjungan bagian tengah karena dapat langsung
memancing ke areal ranu diluar japung yang lebih luas.
8. Kolam Renang
Kolam renang seluas 10 x 25 m ini berada diatas ranu atau danau yang
dibatasi dengan pagar kawat anti karat dengan posisi mengapung.
Dimana sekat pengapung antara kolam dengan ranu dikelilingi dek
berpagar yang dapat dipergunakan untuk lalu lintas jalan kaki. Dengan
kolam renang apung ini, para perenang dapat merasakan lebih live
seperti renang ditengah-tengah danau dalam kondisi yang lebih sefety.

9. Perahu Dayung (tahap pengembangan)
Bagi wisatawan yang gemar naik perahu, selain perahu bermesin tempel,
juga disediakan perahu dayung dengan perlengkapan yang benar-benar
safety dan memenuhi standart seperi pelampung dan sebagainya. Dengan
kondisi yang demikian ini, maka wisatawan dapat lebih enjoy dalam
berdayung ria. baik secara perorangan maupun berkelompok.
10. Jalur Berkuda
Bagi wisatawan yang ingin berpetualang dan berhoby menunggang kuda
juga dapat dipenuhi di Ranu Agung Resort. Jalur berkuda ini
mengelilingi tepi Ranu seluas 133 Ha. Dengan medan yang cukup
bervariasi, mulai dari yang biasa hingga yang bersifat menantang.
Mulai dari medan terbuka di padang rumput hingga medan tertutup di
tengah rimbunnya pepohonan hutan. Ini semua diharapkan akan dapat
menjamin kenikmatan dan kepuasan para wisatawan.
11. Jalur Fun bike
Untuk wisatawan yang berhoby sepeda gunung, dapat pula menyalurkan
hobinya ini dengan mengikuti route keliling ranu. Variasi medan juga
disesuaikan, sehingga benar-benar dapat memuaskan hoby bersepeda
gunung.
12. Convention hall
Di Ranu Agung Resort juga difasilitasi dengan ruang untuk kegiatan
rapat atau pertemuan yang dapat menampung sekitar 80 personil.
Bangunan ini berdiri di tepi danau di bawah rimbunnya pepohonan.
Dengan model (rumah klenengan) atau dinding bawah terbuat dari bahan
papan kayu dengan bagian atasnya terbuka agar sirkulasi udara lancar
dan segar meskipun tanpa AC. Kemudian atap bangunan yang terbuat dari
bahan daun tebu, akan semakin memunculkan nilai ketradisionalan dan
keasriannya yang menyatu dengan alam..
13. Area Camping Ground
Kehidupan alam bebas dan outdoor juga dapat dinikmati di area
champing ground yang berada ditepi danau ditengah lebatnya hutan.
Untuk kebutuhan MCK juga disediakan termasuk untuk kebutuhan memasak
juga disediakan langsung dari dua sumber air yang berasal dari
patahan air tanah dengan sistem pancuran bambu seperti sumber-sumber
air alami pada umumnya didaerah pedesaan. Maka dengan demikian,
nuansa outdoor dan kembali ke alam benar-benar sangat terasa dan
dapat dinikmati sepuasnya.
14. Pusat Studi Konservasi Alam
Di area yang cukup luas ini akan dibentuk model prototype konservasi
alam. Berbagai jenis tanaman langka dan satwa liar akan ditangkarkan
dalam area konservasi ini, sehingga dapat dijadikan sebagai
laboratotium hidup untuk proses pembelajaran studi lingkungan,
khusunya bagi para pelajar dan mahasiswa serta kalangan ilmuwan.
Bahkan siapa saja yang berminat terhadap konservasi sumber daya alam
flora dan fauna dapat mengakses semua kebutuhan di Ranu Agung Resort
ini.Sedangkan bagi para wisatawan yang ingin menikmati dari jarak
lebih dekat dapat menerobos melalui jalur – jalur jembatan diatas
pohon yang menghubungkan pohon satu dengan pohon lainya bagaikan
canopy dalam Wild-Wild West.
15. Pusat Kegiatan Outbond
Dengan kondisi alamnya yang masih alami dan dukungan topografi yang
memiliki contur berbagai bentuk. Maka ranu agung resort ini sangat
sesuai untuk berbagai aktivitas alam bebas. Di antaranya sebagai
pusat kegiatan outbond. Para peserta otubond juga tidak merasa
kesulitan, karena disamping jalan menuju ke lokasi dapat diakses
dengan mudah dan beraspal, sarana dan pra sarana pendukung juga
disediakan termasuk untuk kegiatan diair (dalam danau). Maka dengan
demikian proses pelatihan ini dapat berjalan lancar sesuai dengan
tujuan diharapkan.
16. ATV Mobilling
Kegiatan ini merupakan kegiatan automotif yang bersifat outdoor dan
adventure. Dengan sirkuit yang dibuat ditepi dan diluar danau bagian
selatan, serta didukung dengan topografi dan setting latar antara
gunung Taroeb dan gunung Malang serta Ranu Agung ,tentunya akan mampu
memberikan kepuasan tersendiri terhadap setiap drivernya. Lekukan dan
ketajaman serta manuver-manuver yang disesuaikan dengan kontur medan,
sirkuit ini mampu memberikan tantangan yang cukup berarti, bahkan
semakin dapat meningkatkan rasa percaya diri. Apalagi dengan sistem
pengamanan jalur yang cukup teliti dan daerah buffer zone yang
memadai agar benar-benar safety, pasti akan menjadikan tempat ini
selalu dikenang.

POTENSI EKSTERNAL RANU AGUNG RESORT
Selain potensi internal yang terdiri dari 16 point diatas, Ranu Agung
Resort juga memiliki dan sekaligus juga memfasilitasi potensi
eksternal kegiatan wisata alam yang bersifat outdoor dan adventure di
luar Ranu Agung Resort. Adapun aktivitas terebut adalah:
1) Panorama alam perkebunan teh di Lawang kedaton, yang lebih
indah daripada perkebunan teh di puncak Bogor Jawa Barat.

Panorama Alam Perkebunan Teh Lawang Kedaton
2) Candi kedaton yang merupakan peninggalan kerajaan Mojopahit
pada masa Raja Hayam Wuruk. Dimana candi ini dibangun oleh pusat
pendidikan & perguruan mandala sagara sebagai ucapan rasa terimakasih
atas kedatangan atau kunjungan Raja Hayam Wuruk ke Mandala Sagaran
tersebut dalam lawatannya kearah timur yaitu perguruan mandala wangi
yang ada di Banyuwangi.
3) Pemandian alam sumber air panas di tepi kali Pekalen baik
yang ada Desa Segaran maupun yang ada di Desa Ranu Agung ini semua
merupakan akibat dari proses vulkanisme Gunung Api Lamongan,yang
mana suatu gunung dapat dikatakan berapi dan aktif apabila memiliki
salah satu atau lebih dari 5 indikator seperti:1) fumarol atau uap
air panas; 2) exhalasi atau sumber-sumber gas;3) mofet atau gas
beracun;4)solfatar atau sumber belerang;5) gempa vulkanik yang
hanya terjadi disekitar gunung api tersebut.
4) Jalur Pendakian Gunung Lamongan
Melalui Batas Desa antara Ranu Agung dengan Tancak juga dapat
dipergunakan sebagai jalur pendakian ke puncak Gunung Lamongan, yang
selama ini hanya dilalui lewat Desa Papringan Gunung Anyar Kecamatan
Klakah Kabupaten Lumajang. Sebenarnya dengan melalui jalur Tiris ini
akan lebih banyak di temui fenomena alam di Gunung Tarup, dan sisa-
sisa atau puing-puing bekas pengintaian Belanda, serta bekas
peninggalan bersejarah dari jaman kerajaan Majapahit akhir, berupa
gua dengan pintu batu raksasa yang terletak di puncak Gunung Candi,
yaitu daerah perbatasan antara Kabupaten Lumajang dengan Kabupaten
Probolinggo, sesaat sebelum sampai di Puncak Gunung Lamongan.

5) Panorama Di Angin-Angin
Panorama alam di Angin-angin ini cukup indah, banyak hamparan
lembah-lembah yang sebenarnya merupakan bekas kawah kering dari
Gunung Api Lamongan yang ber-munculan di lereng gunung hingga di
sebelah kiri jalan utama. Ini semua akan mampu memberikan kesan yang
cukup dalam akan keindahan panorama di angin-angin.

6) Arung Jeram Kali Pekalen. Semua kegiatan arung jeram di Kali
Pekalen ini, juga berada di Kecamatan Tiris dan dekat dengan lokasi
Ranu Agung Resort (20 menit perjalanan dengan roda 4), baik yang
dikelola oleh operator arung jeram Regulo Rafting, Songa & Noars. Ini
semua juga dapat menghemat waktu lebih cepat dari pada harus bermalam
di Sukapura maupun dikota Probolinggo.

7) Jalur Offroad.
Di Kecamatan Tiris ini juga banyak memiliki jalur yang sangat
sesuai untuk kegiatan otomotif, mulai dari bentuk touring dengan
motor roda dua sampai untuk jalur offroad. Rute yang dilalui cukup
bervariasi mulai dari lereng barat Pegunungan Argopuro sebelah utara
& selatan hingga ke lereng utara Gunung Lamongan sebelah timur dan
utara. Dengan menerobos jalur perkebunan, sungai, gunung dan hutan
serta daerah yang bermedan pasir di lereng utara Gunung Lamongan.
8) Wisata Alam Air terjun
Bagi wisatawan yang ingin menikmati pemandangan alam air terjun juga
dapat di akses dan dipandu oleh Ranu Agung Resort. Adapun air terjun
tersebut adalah:
a. Air Terjun Darungan
Air terjun (Water fall) ini terletak di desa Bermi Kecamatan Krucil
Kabu-paten Probolinggo atau 1 jam perjalanan dari Ranu Agung Resort
dengan kendaraan bermotor plus (jalan kaki) selama 1 jam akan sampai
di lokasi setelah melalui area perkebunan kopi Aeng Dingin eks. milik
Belanda yang berada di lereng barat Pegunungan Argopuro.

b. Air Terjun Kalipedati
Air terjun ini berada di Desa Kalianan Kecamatan Krucil juga masih
merupakan lereng Argopuro. Air terjun ini lebih tinggi dan lebih
besar debit airnya dari air terjun Darungan. Jarak tempuh dari Ranu
Agung Resort dengan kendaraan bermotor berkisar,1,5 jam, plus
tracking (jalan kaki) selama 1 jam. Wisatawan akan sampai di lokasi
setelah menyisir daerah sepanjang aliran sungai pedati yang terkenal
dengan tebing-tebing vertikal dari bantuan karst.
9) Taman Hidup
Taman Hidup merupakan danau vulkano dari gunung api Argopuro yang
berada di dalam kawasan cagar alam hyang barat. Akses terdekat dan
tercepat dari Ranu Agung Resort menuju Desa Bermi selama 1 jam dengan
mobile dan tracking menembus kawasan hutan tropis basah selama 4 jam
dengan kontur tanjakan yang cukup menantang terutama bagi yang
berhoby hiking. Bila wisatawan tidak bermalam (Champing Ground) di
Taman Hidup, dapat langsung turun kembali ke Bermi dan dijemput untuk
selanjutnya bermalam di Ranu Agung Resort. Bagi wisatawan yang ingin
bermalam di Taman Hidup tentunya juga akan di pandu oleh guiders-
guiders yang profesional hingga selesai dan kembali ke base camp Ranu
Agung Resort.
10) Pendakian Gunung Argopuro
Khusus bagi wisatawan yang ingin mendaki puncak Argopuro/Rengganis,
ranu agung Resort juga dapat memandu dan menfasilitasi kegiatan
tersebut. Pendakian Argopuro ini untuk ukuran standart memakan waktu
7 hari. Kemudian yang cukup menarik dalam pendakian Argopuro,
wisatawan dapat menikmati berbagai fenomena kawasan cagar alam
Pegunungan Hyang. Mulai daerah savana dan stepa di Cikasur (Bekas
lapangan terbang Belanda), sisa-sisa situs sejarah peninggalan
kerjaan Majapahit (Di Puncak Rengganis) dan Taman Hidup yang
merupakan kawasan hutan tropis basah.

SISTEM PENGAMANAN/RESCUE
Sistem ini dipergunakan untuk mengamankan semua aktivitas dilapangan
tidak hanya secara kuratif saja, tetapi juga secara preventiv baik
untuk rescue darat maupun water rescue. Untuk mendukung semua
aktivitas tersebut tim rescue juga didukung dengan peralatan yang
canggih seperti global position system untuk memantau mobilitas
masing-masing divisi yang sedang ada di lapangan dan dibantu pula
dengan sistem komunikasi radio dengan bantuan repeater. Hal ini
dimaksudkan agar semua area internal dan eksternal yang dijadikan
mobilitas dan aktivitas Ranu Agung Resort dapat di cover seluruhnya.
Kemudian disamping dukungan peralatan navigasi dan sistem komunikasi
yang handal tersebut, tim rescue juga mendapat pendidikan dan
pelatihan dari Badan SAR Nasional (BASARNAS), KKR, agar memiliki
skill dan profesionalisme yang tinggi dalam mission SAR sebagai upaya
untuk meningkatkan costumer service Ranu Agung Resort.

Dari apa yang telah diuraikan diatas, baik mengenai letak geografis
yang sangat strategis, kondisi ekonomi, sosial dan budaya masyarakat
serta kondisi sumber daya alam khususnya mengenai potensi wisata alam
yang bersifat outdoor dan adventure serta potensi sumber daya manusia
dapat diandalkan dalam memacu perkembangan kepariwisataan daerah
Kabupaten Probolinggo khususnya dan Jawa Timur pada umumnya.

keterangan lebih lengkap kunjungi http://www.ranuagung.com


beha38b wrote on Dec 21, '06
ikut Pang?
masopang wrote on Dec 21, '06
beha38b said
ikut Pang?
Beloon...kok Om Barens !

Gw cm jd loper koran aja, coz kayaknya asyik nih tempatnye !

InsyaAllah kl ke Baduy besok Sabtu sih ikutan, kalo kesini next time lah moga2...:)

Gimana Islamabad ?!
madik21 wrote on Oct 25, '07
Bagus tuh !
imansoe wrote on Oct 25, '07
menarik jg keknya....
masopang wrote on Oct 25, '07
imansoe said
menarik jg keknya....
yuuuwks om iman !!!

kapan niiih ?
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help