Link: http://www.ranuagung.com/Ada info menarik nih, tentang "RANU AGUNG RESORT" yaitu sebuah danau vulkanik yang paling indah dari 14 danau vulkanik lainya yang dimiliki gunung berapi Lamongan yang masih aktip dan kawasan sekitarnya yang memiliki panorama dan fenomena alam lainya yang indah dan menarik.
Secara geografis Ranu Agung Resort berada di desa Ranu Agung Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo Jawa Timur. Atau arah tenggara dari kota Probolinggo sejauh 40 Km. Untuk menuju lokasi ini dapat ditempuh melalui jalur timur dan jalur barat. Jalur timur mulai dari Probolinggo, Klaseman, Condong, Tiris. Dan dari barat mulai Probolinggo, Klaseman, Maron, Ranu Gedang, Tiris. Kedua jalur ini merupakan ring road yang melingkar mengelilingi lereng utara gunung berapi Lamongan (1600 Mdpl). Sedangkan kearah selatan dari Ranu Agung juga terdapat jalan tembus melalui desa Curah Putih ke kecamatan RanduAgung Kabupaten Lumajang. Begitu pula arah timur dari Ranu Agung juga terdapat jalan tembus yang menyisir perkebunan teh dan menembus lereng pegunungan Argopuro atau Hyang Gerrbecht (3088 Mdpl) menuju Jatiroto dan kota Jember. Selain itu yang paling menarik, bahwa Ranu Agung Resort ini hanya berjarak 9 Km atau 15 menit perjalanan dari pusat kegiatan arung jeram di sungai Pekalen.
KONDISI EKONOMI, SOSIAL DAN BUDAYA Dengan ketinggian 525 Mdpl, daerah ini merupakan daerah perbukitan dan perkebunan serta areal kehutanan. Dengan mata pencaharian utama penduduknya bertani dan berkebun atau bercocok tanam serta mengumpulkan hasil hutan disamping sebagian bergerak dibidang ternak kambing dan sapi.secara tradisional. Setiap hari kamis dan senin sudah merupakan budaya masyarakat desa untuk beramai-ramai pergi kepasar karena merupakan hari pasaran. Transaksi tradisional yang menjual hasil bumi dan buah-buahan seperti apokat dan pisang yang merupakan hasil utama masyarakat,serta langsap, durian dan manggis sebagai hasil buah musiman. Sesuai dengan kondisi alamnya, nilai-nilai tradisionalnya masih lekat dalam setiap kegiatan sehari-hari. Rasa kegotong-royongan, sopan dan santun serta keramah-tamahan masyarakat setempatdan sifat keterbukaan terhadap setiap pendatang atau pengunjung merupakan ciri khas dan daya tarik tersendiri sebagai modal dasar terhadap pengembangan kepariwisataan. Lebih-lebih dengan dukungan sistem keamanan warga sehingga mampu menghindari tindakan kriminalitas.
POTENSI INTERNAL KAWASAN RANU AGUNG RESORT. 1. Rumah Pohon (tahap pengembangan) Rumah pohon ini merupakan pondok tempat bermalam yang dibangun diatas pepohonan yang tumbuh alami di tepi danau vulkanik Ranu Agung dengan ketinggian rata-rata 2 m dari permukaan tanah. Bahan kerangka bangunan dari balok-balok kayu hutan. Dan dinding bagian bawah dari bahan sirap/papan kayu dan yang atas dari anyaman bambu yang banyak dan mudah diperoleh di daerah sekitar lokasi. Sedangkan atapnya dibuat dari bahan daun tebu dengan bagian dalamnya dilapisi dengan anyaman bambu (gedheg). Arah pintu dan jendela yang simetris menghadap arah ranu, akan diperoleh visibility (view) yang cukup luas dan lebar sehingga mampu mengcover panorama alam Pegunungan Argopuro dan Gunung Lamongan. Jalan masuk ke rumah pohon akan ditopang dengan tangga yang memiliki pegangan dari bahan kayu, dengan sudut kemiringan yang memadai untuk segala usia, sehingga sangat memudahkan aksesibilitas ke dalam maupun keluar rumah pohon yang berukuran 4 x 4 m untuk kelas VIP yang didalamnya juga terdapat kamar mandi. Sedangkan posisi toilet berada di bawah rumah pohon bagian samping. Sementara untuk rumah pohon kelas ekonomi berukuran luas 3 x 4 m, dengan toilet dan kamar mandinya berada di bawah sebelah sampingnya. Posisi rumah pohon, berada di lereng bukit batuan granit dan karst serta bertumpu pada 4 (empat) batang pohon akan menghindarkan pengunaan bahan bangunan dari bahan cor dan semen, sehingga rumah pohon ini memiliki nilai keasrian dan alami yang sangat serasi dengan alam lingkungan sekitarnya. Maka dengan demikian keberadaan rumah pohon ini benar-benar memiliki environtmen yang akan membawa kembali ke alam (Back to Nature) yang benar-benar masih utuh. 2. Café Apung (tahap pengembangan) Sebagaimana layaknya suatu kawasan wisata, maka dalam kawasan wisata alam outdoor dan adventuring Ranu Agung Resort ini juga memiliki café apung dengan model dan style sepenuhnya berada di atas ranu dengan luas 12 m x 6 m. Bahan seluruhnya bagian atas dari kayu dengan bentuk dinding di bagian bawah dari pohon dan bagian atasnya terbuka sedangkan atapnya terbuat dari bahan daun tebu. Khusus untuk bagian dapur dan gudang café berada di ujung pintu masuk. Ini semua diharapkan agar café terlihat tampak luas & orang-orang yang berada di atasnya dapat memandang ke segala arah ranu sambil menikmati menu yang dihindangkan, sehingga betul-betul dapat fresh & enjoy diatas café apung. Kondisi seperti ini diharapkan akan lebih dapat menjadi daya tarik tersendiri kepada setiap wisatawan Ranu Agung Resort. 3. Perahu Kelotok / Tempel (tahap pengembangan) Perahu kelotok dengan mesin tempel kecil ini suaranya tidak akan mengganggu ketenangan wisatawan untuk menikmati panorama alamnya. Dengan perahu tempel ini wisatawan dapat berekreasi keliling danau vulkanis seluas 20 Ha dalam tempo waktu 45 menit dengan jumlah penumpang 10 orang tiap perahu. Dengan menggunakan perahu dan keliling danau alam ini wisatawan dapat menikmati indahnya panorama hutan dan tebing-tebing vertikal di sekeliling ranu dari jarak dekat,. termasuk melihat satwa langka (rusa) pada saat sedang minum air danau di pusat penangkaran rusa sehingga pengunjung memiliki kesan bersentuhan dengan alam secara live. Kesan inilah yang menjadi trend di sepanjang masa dan mahal. 4. Selancar angin (tahap pengembangan) Olahraga selancar angin ini juga sangat sesuai dengan kondisi angin di permukaan danau. Dengan berselancar keliling ranu akan banyak diperoleh petualangan dan kepuasan tersendiri di setiap peselancar. Dengan demikian para wisatawan tidak perlu harus jauh-jauh ke pantai pasir putih atau ke Waduk Selorejo di Ngantang – Kabupaten Malang yang cukup jauh letaknya, tetapi hobi tersebut dapat dipenuhi di Ranu Agung Resort yang cukup exotik ini. 5. Jembatan apung (tahap pengembangan) Jembatan apung ini memiliki panjang 300 m mengapung mengikuti pasang surut air danau dan melingkar tepat di bawah tepi tebing-tebing vertikal, dari batuan karst yang berwarna kuning kecoklat-coklatan. Untuk melewati ini diperlukan keberanian dan nyali yang cukup besar, karena hempasan gelombang permukaan ranu akan menggoyang jembatan ini dan ini adalah suatu tantangan. Selain itu, jembatan apung ini juga menjadi jalur alternatif terpendek untuk menyeberang ke bagian selatan ranu, tepatnya di area champing ground yang berada di bawah pompa hydrolis (Donky) yang airnya diambil untuk kebutuhan penduduk diatas ranu dan ke tempat start point untuk kegiatan climbing. 6. Panjat Tebing / Climbing Dinding-dinding batuan granit & karst serta batuan sediment dari pase vulkanik, yang berdiri tegak setinggi 30 meter, akan mampu memberi kenikmatan tersendiri kepada para climber-climber. Baik yang ingin membuat jalur baru diatas air danau maupun jalur / route lain yang sudah ada di tepi danau. Jadi dengan demikian para wisatawan yang memiliki hobi climbing tidak harus pergi jauh-jauh ke watu limo di Trenggalek, tetapi cukup di Ranu Agung Resort ini pasti akan memiliki kepuasan tersendiri. 7. Areal Pancing Di sebelah timur rumah pohon, disediakan areal khusus bagi wisatawan yang memiliki hobi memancing ikan. Area ini terbuat dari japung (jaring terapung) seluas 5 m x 20 m yang dibatasi dengan anjungan apung. Sedangkan yang berhobi mancing dengan pancing rolling, dapat mengambil posisi di anjungan bagian tengah karena dapat langsung memancing ke areal ranu diluar japung yang lebih luas. 8. Kolam Renang Kolam renang seluas 10 x 25 m ini berada diatas ranu atau danau yang dibatasi dengan pagar kawat anti karat dengan posisi mengapung. Dimana sekat pengapung antara kolam dengan ranu dikelilingi dek berpagar yang dapat dipergunakan untuk lalu lintas jalan kaki. Dengan kolam renang apung ini, para perenang dapat merasakan lebih live seperti renang ditengah-tengah danau dalam kondisi yang lebih sefety.
9. Perahu Dayung (tahap pengembangan) Bagi wisatawan yang gemar naik perahu, selain perahu bermesin tempel, juga disediakan perahu dayung dengan perlengkapan yang benar-benar safety dan memenuhi standart seperi pelampung dan sebagainya. Dengan kondisi yang demikian ini, maka wisatawan dapat lebih enjoy dalam berdayung ria. baik secara perorangan maupun berkelompok. 10. Jalur Berkuda Bagi wisatawan yang ingin berpetualang dan berhoby menunggang kuda juga dapat dipenuhi di Ranu Agung Resort. Jalur berkuda ini mengelilingi tepi Ranu seluas 133 Ha. Dengan medan yang cukup bervariasi, mulai dari yang biasa hingga yang bersifat menantang. Mulai dari medan terbuka di padang rumput hingga medan tertutup di tengah rimbunnya pepohonan hutan. Ini semua diharapkan akan dapat menjamin kenikmatan dan kepuasan para wisatawan. 11. Jalur Fun bike Untuk wisatawan yang berhoby sepeda gunung, dapat pula menyalurkan hobinya ini dengan mengikuti route keliling ranu. Variasi medan juga disesuaikan, sehingga benar-benar dapat memuaskan hoby bersepeda gunung. 12. Convention hall Di Ranu Agung Resort juga difasilitasi dengan ruang untuk kegiatan rapat atau pertemuan yang dapat menampung sekitar 80 personil. Bangunan ini berdiri di tepi danau di bawah rimbunnya pepohonan. Dengan model (rumah klenengan) atau dinding bawah terbuat dari bahan papan kayu dengan bagian atasnya terbuka agar sirkulasi udara lancar dan segar meskipun tanpa AC. Kemudian atap bangunan yang terbuat dari bahan daun tebu, akan semakin memunculkan nilai ketradisionalan dan keasriannya yang menyatu dengan alam.. 13. Area Camping Ground Kehidupan alam bebas dan outdoor juga dapat dinikmati di area champing ground yang berada ditepi danau ditengah lebatnya hutan. Untuk kebutuhan MCK juga disediakan termasuk untuk kebutuhan memasak juga disediakan langsung dari dua sumber air yang berasal dari patahan air tanah dengan sistem pancuran bambu seperti sumber-sumber air alami pada umumnya didaerah pedesaan. Maka dengan demikian, nuansa outdoor dan kembali ke alam benar-benar sangat terasa dan dapat dinikmati sepuasnya. 14. Pusat Studi Konservasi Alam Di area yang cukup luas ini akan dibentuk model prototype konservasi alam. Berbagai jenis tanaman langka dan satwa liar akan ditangkarkan dalam area konservasi ini, sehingga dapat dijadikan sebagai laboratotium hidup untuk proses pembelajaran studi lingkungan, khusunya bagi para pelajar dan mahasiswa serta kalangan ilmuwan. Bahkan siapa saja yang berminat terhadap konservasi sumber daya alam flora dan fauna dapat mengakses semua kebutuhan di Ranu Agung Resort ini.Sedangkan bagi para wisatawan yang ingin menikmati dari jarak lebih dekat dapat menerobos melalui jalur – jalur jembatan diatas pohon yang menghubungkan pohon satu dengan pohon lainya bagaikan canopy dalam Wild-Wild West. 15. Pusat Kegiatan Outbond Dengan kondisi alamnya yang masih alami dan dukungan topografi yang memiliki contur berbagai bentuk. Maka ranu agung resort ini sangat sesuai untuk berbagai aktivitas alam bebas. Di antaranya sebagai pusat kegiatan outbond. Para peserta otubond juga tidak merasa kesulitan, karena disamping jalan menuju ke lokasi dapat diakses dengan mudah dan beraspal, sarana dan pra sarana pendukung juga disediakan termasuk untuk kegiatan diair (dalam danau). Maka dengan demikian proses pelatihan ini dapat berjalan lancar sesuai dengan tujuan diharapkan. 16. ATV Mobilling Kegiatan ini merupakan kegiatan automotif yang bersifat outdoor dan adventure. Dengan sirkuit yang dibuat ditepi dan diluar danau bagian selatan, serta didukung dengan topografi dan setting latar antara gunung Taroeb dan gunung Malang serta Ranu Agung ,tentunya akan mampu memberikan kepuasan tersendiri terhadap setiap drivernya. Lekukan dan ketajaman serta manuver-manuver yang disesuaikan dengan kontur medan, sirkuit ini mampu memberikan tantangan yang cukup berarti, bahkan semakin dapat meningkatkan rasa percaya diri. Apalagi dengan sistem pengamanan jalur yang cukup teliti dan daerah buffer zone yang memadai agar benar-benar safety, pasti akan menjadikan tempat ini selalu dikenang.
POTENSI EKSTERNAL RANU AGUNG RESORT Selain potensi internal yang terdiri dari 16 point diatas, Ranu Agung Resort juga memiliki dan sekaligus juga memfasilitasi potensi eksternal kegiatan wisata alam yang bersifat outdoor dan adventure di luar Ranu Agung Resort. Adapun aktivitas terebut adalah: 1) Panorama alam perkebunan teh di Lawang kedaton, yang lebih indah daripada perkebunan teh di puncak Bogor Jawa Barat.
Panorama Alam Perkebunan Teh Lawang Kedaton 2) Candi kedaton yang merupakan peninggalan kerajaan Mojopahit pada masa Raja Hayam Wuruk. Dimana candi ini dibangun oleh pusat pendidikan & perguruan mandala sagara sebagai ucapan rasa terimakasih atas kedatangan atau kunjungan Raja Hayam Wuruk ke Mandala Sagaran tersebut dalam lawatannya kearah timur yaitu perguruan mandala wangi yang ada di Banyuwangi. 3) Pemandian alam sumber air panas di tepi kali Pekalen baik yang ada Desa Segaran maupun yang ada di Desa Ranu Agung ini semua merupakan akibat dari proses vulkanisme Gunung Api Lamongan,yang mana suatu gunung dapat dikatakan berapi dan aktif apabila memiliki salah satu atau lebih dari 5 indikator seperti:1) fumarol atau uap air panas; 2) exhalasi atau sumber-sumber gas;3) mofet atau gas beracun;4)solfatar atau sumber belerang;5) gempa vulkanik yang hanya terjadi disekitar gunung api tersebut. 4) Jalur Pendakian Gunung Lamongan Melalui Batas Desa antara Ranu Agung dengan Tancak juga dapat dipergunakan sebagai jalur pendakian ke puncak Gunung Lamongan, yang selama ini hanya dilalui lewat Desa Papringan Gunung Anyar Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang. Sebenarnya dengan melalui jalur Tiris ini akan lebih banyak di temui fenomena alam di Gunung Tarup, dan sisa- sisa atau puing-puing bekas pengintaian Belanda, serta bekas peninggalan bersejarah dari jaman kerajaan Majapahit akhir, berupa gua dengan pintu batu raksasa yang terletak di puncak Gunung Candi, yaitu daerah perbatasan antara Kabupaten Lumajang dengan Kabupaten Probolinggo, sesaat sebelum sampai di Puncak Gunung Lamongan.
5) Panorama Di Angin-Angin Panorama alam di Angin-angin ini cukup indah, banyak hamparan lembah-lembah yang sebenarnya merupakan bekas kawah kering dari Gunung Api Lamongan yang ber-munculan di lereng gunung hingga di sebelah kiri jalan utama. Ini semua akan mampu memberikan kesan yang cukup dalam akan keindahan panorama di angin-angin.
6) Arung Jeram Kali Pekalen. Semua kegiatan arung jeram di Kali Pekalen ini, juga berada di Kecamatan Tiris dan dekat dengan lokasi Ranu Agung Resort (20 menit perjalanan dengan roda 4), baik yang dikelola oleh operator arung jeram Regulo Rafting, Songa & Noars. Ini semua juga dapat menghemat waktu lebih cepat dari pada harus bermalam di Sukapura maupun dikota Probolinggo.
7) Jalur Offroad. Di Kecamatan Tiris ini juga banyak memiliki jalur yang sangat sesuai untuk kegiatan otomotif, mulai dari bentuk touring dengan motor roda dua sampai untuk jalur offroad. Rute yang dilalui cukup bervariasi mulai dari lereng barat Pegunungan Argopuro sebelah utara & selatan hingga ke lereng utara Gunung Lamongan sebelah timur dan utara. Dengan menerobos jalur perkebunan, sungai, gunung dan hutan serta daerah yang bermedan pasir di lereng utara Gunung Lamongan. 8) Wisata Alam Air terjun Bagi wisatawan yang ingin menikmati pemandangan alam air terjun juga dapat di akses dan dipandu oleh Ranu Agung Resort. Adapun air terjun tersebut adalah: a. Air Terjun Darungan Air terjun (Water fall) ini terletak di desa Bermi Kecamatan Krucil Kabu-paten Probolinggo atau 1 jam perjalanan dari Ranu Agung Resort dengan kendaraan bermotor plus (jalan kaki) selama 1 jam akan sampai di lokasi setelah melalui area perkebunan kopi Aeng Dingin eks. milik Belanda yang berada di lereng barat Pegunungan Argopuro.
b. Air Terjun Kalipedati Air terjun ini berada di Desa Kalianan Kecamatan Krucil juga masih merupakan lereng Argopuro. Air terjun ini lebih tinggi dan lebih besar debit airnya dari air terjun Darungan. Jarak tempuh dari Ranu Agung Resort dengan kendaraan bermotor berkisar,1,5 jam, plus tracking (jalan kaki) selama 1 jam. Wisatawan akan sampai di lokasi setelah menyisir daerah sepanjang aliran sungai pedati yang terkenal dengan tebing-tebing vertikal dari bantuan karst. 9) Taman Hidup Taman Hidup merupakan danau vulkano dari gunung api Argopuro yang berada di dalam kawasan cagar alam hyang barat. Akses terdekat dan tercepat dari Ranu Agung Resort menuju Desa Bermi selama 1 jam dengan mobile dan tracking menembus kawasan hutan tropis basah selama 4 jam dengan kontur tanjakan yang cukup menantang terutama bagi yang berhoby hiking. Bila wisatawan tidak bermalam (Champing Ground) di Taman Hidup, dapat langsung turun kembali ke Bermi dan dijemput untuk selanjutnya bermalam di Ranu Agung Resort. Bagi wisatawan yang ingin bermalam di Taman Hidup tentunya juga akan di pandu oleh guiders- guiders yang profesional hingga selesai dan kembali ke base camp Ranu Agung Resort. 10) Pendakian Gunung Argopuro Khusus bagi wisatawan yang ingin mendaki puncak Argopuro/Rengganis, ranu agung Resort juga dapat memandu dan menfasilitasi kegiatan tersebut. Pendakian Argopuro ini untuk ukuran standart memakan waktu 7 hari. Kemudian yang cukup menarik dalam pendakian Argopuro, wisatawan dapat menikmati berbagai fenomena kawasan cagar alam Pegunungan Hyang. Mulai daerah savana dan stepa di Cikasur (Bekas lapangan terbang Belanda), sisa-sisa situs sejarah peninggalan kerjaan Majapahit (Di Puncak Rengganis) dan Taman Hidup yang merupakan kawasan hutan tropis basah.
SISTEM PENGAMANAN/RESCUE Sistem ini dipergunakan untuk mengamankan semua aktivitas dilapangan tidak hanya secara kuratif saja, tetapi juga secara preventiv baik untuk rescue darat maupun water rescue. Untuk mendukung semua aktivitas tersebut tim rescue juga didukung dengan peralatan yang canggih seperti global position system untuk memantau mobilitas masing-masing divisi yang sedang ada di lapangan dan dibantu pula dengan sistem komunikasi radio dengan bantuan repeater. Hal ini dimaksudkan agar semua area internal dan eksternal yang dijadikan mobilitas dan aktivitas Ranu Agung Resort dapat di cover seluruhnya. Kemudian disamping dukungan peralatan navigasi dan sistem komunikasi yang handal tersebut, tim rescue juga mendapat pendidikan dan pelatihan dari Badan SAR Nasional (BASARNAS), KKR, agar memiliki skill dan profesionalisme yang tinggi dalam mission SAR sebagai upaya untuk meningkatkan costumer service Ranu Agung Resort.
Dari apa yang telah diuraikan diatas, baik mengenai letak geografis yang sangat strategis, kondisi ekonomi, sosial dan budaya masyarakat serta kondisi sumber daya alam khususnya mengenai potensi wisata alam yang bersifat outdoor dan adventure serta potensi sumber daya manusia dapat diandalkan dalam memacu perkembangan kepariwisataan daerah Kabupaten Probolinggo khususnya dan Jawa Timur pada umumnya.
keterangan lebih lengkap kunjungi http://www.ranuagung.com 
| |